Cukup mengejutkan, namun langkah Adobe mengakuisisi Aviary tentu sudah ditimbang dan dipikirkan oleh petinggi Adobe. Sekilas akuisisi ini menjadi langkah penting bagi Adobe untuk terjun ke layanan Cloud mengingat Aviary adalah perusahaan yang menyediakan tools editing foto bagi aplikasi yang dibuat oleh developer.
Aviary saat ini sudah diunduh sebanyak 100 juta kali oelh pengguna smartphone. Artinya, Aviary punya prospek yang menjanjikan bagi Adobe.
Anggapan bahwa pembelian Aviary merupakan langkah strategis Adobe untuk merambah layanan Cloud tidaklah salah. Diungkapkan oleh Adobe, bahwa Aviary merupakan salah satu senjata dalam strategi Creative Cloud yang menawarkan aplikasi creative SDK bagi para developer.
CEO Aviary, Tobias Peggs dalam blog-nya menulis, Adobe dan Aviary selama ini memiliki kesamaan dan hubungan yang dekat. Peggs menuturkan bahwa keduanya memiliki memiliki visi terhadap mobile creativity yang sama.
Keberadaan Creative SDK yang ditawarkan oleh Adobe nantinya akan memungkinkan pengembang untuk membangun aplikasi modifikasi foto, menambahkan hubungan perangkat mobile ke layanan Adobe, menghadirkan tatap muka aplikasi pemograman kepada developer di luar Adobe.
Tidak diketahui berapa mahar yang harus digelontorkan oleh Adobe untuk mendapatkan Aviary, namun kesepakatan antara keduanya tampak tanpa masalah dan akan selesai dalam waktu dekat.

0 Response to "Akuisisi Aviary, Adobe Tandai Ekspansi ke Bisnis Cloud"
Posting Komentar